Selamat malam sahabat Berbagi cerita...!!!
Apa kabarnya nih?
Bertemu lagi dengan manusia pencinta teknologi komunikasi, kali ini mau ngebahas tentang Pager.
Mungkin yang gak ngerasain masanya pager jadi primadona, pasti bertanya-tanya.
Pager? Apaan tuuh?
Pager atau Radio Panggil, merupakan alat komunikasi yang booming pada era 90-an, Pager numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri dari beberapa
digit saja, khas layaknya sebuah nomor telepon yang digunakan
penggunanya untuk menelepon. Pager alphanumerik juga tersedia
dengan sistem dua arah dapat mengirim pesan melalui surat elektronik
atau SMS (short message service).
Sejarah Pager
Pager ditemukan oleh Multitone Electronic pada tahun 1956 di
Rumah Sakit St.Thomas, London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas
dalam kondisi darurat. Sejak itu, radio panggil berkembang. Jutaan pesan
dikirimkan kepada orang-orang yang membutuhkan informasi yang cepat. Di
dunia teknologi pager, ada dua kelompok yang jelas dari sistem
pengoperasiannya. Ada sistem radio panggil yang hanya bisa digunakan di
area rumah sakit saja seperti di Rumah Sakit St.Thomas, tetapi ada juga
yang sistem penyebarannya lebih luas yaitu mencakup seluruh wilayah
negara, tidak hanya berada pada area sebuah bangunan saja. Bermula
beroperasi pada frekuensi AM, lalu pindah ke pola FM yang lebih dulu
menjadi bentuk komunikasi yang ada di mana-mana. Dalam beberapa kasus,
sebelum datangnya telepon seluler, sistem pager digunakan
sebagai pengganti untuk layanan telepon lokal maupun internasional.
Saking boomingnya pager pada masa itu, duo sweat martabak menciptakan lagu bertemakan pager, dengan judul ti di dit, seperti ini penggalan liriknya.
Tidit pajerku berbunyi
Tidit tidit begitu bunyinya
Kadang punya pajer bikin senang
Kadang bikin resah, kadang bikin marah
Penggunaannya pada Abad Ke-21
Seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan teknologi komunikasi pun semakin canggih, pada abad ke-21 penggunaan pager kalah saing dengan telepon seluler yang lebih murah dan efisien, tetapi orang-orang yang bekerja pada situasi yang darurat seperti
dokter, masih menggunakan radio panggil. Ada beberapa kondisi yang
menyebabkan pager masih digunakan:
- Pager tetap digunakan untuk memberitahukan situasi darurat, contohnya : para penolong dengan sekoci dan pemadam kebakaran di Inggris.
- Pager kebanyakan dibawa oleh staf pada bagian kesehatan karena dapat mengumpulkan mereka pada situasi yang darurat
- Pager juga digunakan pada dunia teknologi informasi, contohnya pada kasus para teknisi perusahaan telepon, dimana terdapat gangguan layanan pada jaringan selular karena berada di luar jaringan. Oleh karena itu, di perusahaan ini, para teknisi biasanya dilengkapi dengan radio panggil/pager yang menggunakan jaringan yang dapat terjangkau dan tidak terkena gangguan. Sebagai tambahan, beberapa sistem kontrol irigasi dan sinyal-sinyal lalu lintas sekarang dikontrol oleh pengiriman pesan memalui jaringan pager.
tidit..tidit..
(sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Radio_panggil)


